Yayasan Perlindungan Sosial Indonesia


WORKSHOP PERLINDUNGAN SOSIAL PADA KEBENCANAAN

ASEAN People’s Forum (APF) Ini merupakan sebuah forum yang memberikan kesempatan kepada organisasi masyarakat sipil, kelompok non-pemerintah, dan pemangku kepentingan dari negara-negara anggota ASEAN untuk berdiskusi, bertukar informasi, dan memberikan masukan terkait kebijakan dan perkembangan di tingkat regional ASEAN. Forum ini memberikan ruang bagi para peserta untuk menyampaikan perspektif mereka terkait beragam isu, termasuk hak asasi manusia, keadilan sosial, pembangunan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan topik lain yang relevan dengan wilayah ASEAN.

APF adalah forum tahunan yang diselenggarakan secara berkala, bersamaan dengan keketuaan ASEAN SUMMIT 2023 di pegang Indonesia secara otomatis juga keketuaan APF di Indonesia juga, sebagai organisasi Masyarakat Insp!r Indonesia ikut berpartisipasi dalam kegiatan APF denganmembuat side event berupa workshop dan memasang booth dalam kesempatan ini INSP!R Indonesia mengusung tema “ Perlindungan Sosial pada Kebencanaan”

Tanggal 1 Oktober 2023 Insp!r mengelar Workshop dengan melibatkan Buruh Formal dan Informal , Relawan Kesehatan, Buruh Migran, kelompok Disabilitas, kelompok Perempuan, Mahasiswa, Akademisi, yang mana semua melakukan sharing pengalaman apa yang dibutuhkan pada masa kebencanaan, pandemi, dan beberapa peristiwa yang memakan banyak korban, kelompok disabilitas yang banyak menjadi korban, begitu juga dengan anak-anak dan perempuan.

Dalam kegiatan ini juga menggalang tanda tangan dukungan dari peserta APF untuk Perlindungan sosial yang “adaptive” dan inklusif, yaitu mengacu pada sistem perlindungan sosial yang dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Ini melibatkan pengembangan kebijakan dan program-program yang responsif, fleksibel, dan dapat menyesuaikan diri dengan situasi yang berkembang, termasuk perubahan ekonomi, perubahan iklim, krisis kesehatan, dan perubahan sosial lainnya.

Elemen-elemen penting dari perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif termasuk:

  1. Responsif terhadap Perubahan: Sistem perlindungan sosial yang adaptif harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan cepat dalam kebutuhan masyarakat, seperti meningkatnya pengangguran, krisis ekonomi, atau perubahan iklim yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
  2. Inklusif: Program perlindungan sosial harus dirancang untuk memastikan bahwa mereka mencakup seluruh spektrum masyarakat, terutama kelompok rentan dan terpinggirkan, seperti orang miskin, penyandang disabilitas, anak-anak, lansia, dan minoritas. Inklusivitas berarti tidak ada yang dikesampingkan dari manfaat perlindungan sosial.
  3. Berfokus pada Kesejahteraan: Perlindungan sosial adaptif dan inklusif harus lebih dari sekadar memberikan bantuan jangka pendek. Tujuannya adalah memperbaiki kesejahteraan sosial, menciptakan kesempatan, dan memberdayakan masyarakat.
  4. Kemitraan dan Keterlibatan Masyarakat: Melibatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan program perlindungan sosial dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program-program tersebut.
  5. Fleksibilitas dan Inovasi: Sistem perlindungan sosial yang adaptif memerlukan fleksibilitas untuk berinovasi dalam merancang solusi yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan yang berkembang.

Perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif penting untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, terutama dalam menghadapi situasi yang terus berubah dan beragam yang dapat memengaruhi kondisi kehidupan mereka.


Diposting pada

Dalam Kategori

Tags:

Comments

Leave a comment