-
BPJS Watch: RUU Kesehatan Kemunduran bagi Cita-cita Jaminan Sosial

Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan yang akan mengembalikan BPJS seperti BUMN dan memposisikan menteri dapat mengontrol BPJS akan menjadi kemunduran besar bagi cita-cita jaminan sosial yang berkualitas.
-
Cakupan Penerima Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan Perlu Diperluas

Program jaminan kehilangan pekerjaan atau JKP dinilai akan mampu melindungi pekerja yang terkena dampak gelombang pemutusan hubungan kerja yang belakangan terjadi. Cakupan akses manfaat perlu diperluas agar program berjalan maksimal.
-
Perlindungan Kesehatan Anak Harus Komprehensi dan Berkelanjutan

Kasus penculikan anak yang dialami seorang anak berisial AM menyadarkan perhatian public bahwa peristiwa penculikan anak masih saja terjadi hingga saat ini.
-
Membengkak Kepesertaan Non Aktif JKN Mandiri ,Insp!ri: Makin Banyak Orang Miskin Terpinggirkan

Jumlah kepesertaan non aktif pada program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola BPJS Kesehatan terus meningkat. Keadaan itu mengkhawatirkan karena makin banyak orang miakin yang tidak memiliki akses pada fasilitas kesehatan.
-
Kepesertaan BPJamsostek Masih Rendah

Kepesertaan pekerja di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) relatif masih rendah. Tercatat di Agustus 2022 jumlah pekerja formal sebanyak 55,06 juta orang dan pekerja informal sebanyak 80,24 juta orang.
-
Catatan Akhir Tahun INSPIR Indonesia tentang Pelaksanaan Perlindungan Sosial

INSPIR INDONESIA adalah Yayasan Perlindungan Sosial Indonesia yang didirikan karena keprihatinan masyarakat atas pendemi Covid -19 yang melanda dunia, Yayasan ini terdiri dari oragnisasi masa yang terdapajk seperti: KSBSI, Koalisi Perempuan Indonesia, Jaringan Buruh Migran, BPJS Watch, TURC, SEBUMI, PJS, HWDI. LIPS, gajimu.com, JAPBUSI, Garteks, REKAN Indonesia dan Flower Aceh, bersatu bersama untuk berpartisipasi mengendalikan…
